Tutycha Blog

Ayah.. Esok hari akan ada seorang laki-laki yang berniat menghalalkan aku.. Dia bersedia menempati posisi kedua di hatiku setelah engkau.. […]

Sampai kapankah kau ingin bertahan untuk hidup? Apa yang kau cari dari kehidupanmu yang sekarang? Sudahkah kau temukan jawabannya? Aku […]

“Kau tau kenapa aku sangat menyukai kopi?” “Kau tak ingin bertanya kenapa aku selalu menghabiskan pagiku dengan secangkir kopi di […]

“Hai”, aku menyapanya. Dia diam. “Hai”, kuulangi lagi. Dia tetap diam, sampai keenam kalinya aku memanggil dia tetap diam. Dan […]

Hari ini aku baru sempat menyapamu tengah malam seperti sekarang ini. Maafkan aku ayah..hari ini aku sibuk sekali.. Ada banyak […]

Pagi ini membosankan. Sama membosankannya seperti pagi-pagi sebelumnya. Pagi ini, Emak dan Bapak tak di rumah ketika aku bangun. Ini […]

“Dasar cermin tak berguna!”, untuk yang kesekian kalinya aku memaki cermin ini. Bagaimana bisa sebuah cermin terasa begitu buram? Bahkan […]

Aku tak bisa membunuh semuanya walaupun aku menginginkannya. Akupun tak bisa membunuh jiwaku sendiri walaupun aku sangat menginginkannya. Aku bukan […]

Sebatang coklat menangis melihat lelehan tubuhnya di atas bara api. Sebatang rokok mengaum menyaksikan abu kakinya pelan-pelan berjatuhan di atas […]

Wajahnya murung. Dia kelihatan tidak bahagia. Setiap sore aku melewati rumahnya, dan setiap kali itulah kulihat dia duduk bersandar di […]

  • 1
  • 2